Beranda DAERAH Menyenangkan Jadi Guru Pelosok P .Satanga Mengajar Sambil Berpiknik

Menyenangkan Jadi Guru Pelosok P .Satanga Mengajar Sambil Berpiknik

80
BERBAGI

SMPN 3 Mappakasunggu yang terletak di sebuah Pulau kecil bernama P.Satanga dusun Satanga Desa Matiro Baji kabupaten Takalar Sulawesi Selatan.Jurnalis BKnews mendapat kesempatan berbicang dengan wakil kepala sekolah ibu Sumiati Patimari Spd.Mpd di rumah beliau saat sedang libur.

Jarak tempuh bukanlah suatu kesulitan atau terasa berat jika hati nurani sudah bertekad bulat menjadi seorang pendidik untuk mecapai cita-cita mencerdaskan anak bangsa. Sambil tersenyum ibu umi panggilan beliau bersemangat menceritakannya pada jurnalis BKnews.

Dari rumah saya 30 Km untuk sampai Pari’risi’ melalui jalan darat dengan menaiki angkot kemudian ganti ojek/motor menuju Je’ne’ tempat perahu/jolloro’ milik nelayan untuk disewa/carter menuju P. Satanga.
Harus menunggu beberapa orang untuk berangkat ke P. Satanga, hal ini dikarenakan sewa perahu cukup mahal antara 200 s/d 300 ribu.Jika penumpang lumayan banyak bisa patungan.
Kegiatan ibu umi ini sudah berlangsung selama 20 tahun.Luar biasa itulah yang bisa terucap saat wawancara berlangsung.

Biaya dan tenaga yang dikeluarkan dari kantong ibu umi tentu saja bisa terbalaskan disaat para anak didiknya berhasil lulus dengan baik.Menginginkan agar supaya pembelajaran di sekolahnya terus menerus mengalami kemajuan. Dan disisi lain
harapan ibu umi agar pemerintah lebih memperhatikan juga kesejahteraan para guru pelosok dengan adanya tunjangan tambahan yang berkelanjutan.

P. Satanga adalah tempat mengajar yang mengasikkan karena ibu umi merasakan bahwa disetiap berangkat mengajar disanalah beliau juga menikmati perjalanan wisata. Itulah sebabnya ibu umi selalu menyemangati pekerjaannya seolah sedang berpiknik.Jurnalis BKnews turut tersenyum manakala ibu umi bersemangat menceritakan kiat menghilangkan capek menempuh jarak jauh dari rumahnya menuju sekolah tempat beliau mengajar.

Pesan yang disanpaikan beliau saat jurnalis BKnews akan mengakhiri obrolannya yaitu
Bagi para guru jangan patah semangat mendapat tugas mengajar di pelosok dan pemerintah wajib lebih memperhatikan kesejahteraan guru pelosok.
(BKnews/KD/WR)