Beranda DAERAH Kota Parepare Pesantren Religius Jadikan Siswa Parepare Lebih Siap Hadapi UNBK

Pesantren Religius Jadikan Siswa Parepare Lebih Siap Hadapi UNBK

16
BERBAGI

 

SulSel Kabardaerah.com – PAREPARE — Pendidikan karakter lewat pesantren religius menjadikan siswa SMP sederajat di Parepare, lebih siap fisik dan mental hadapi ujian.

Pesantren religius ini menjadi salah satu persyaratan bagi siswa sebelum mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Tahun ini, sebanyak 2.283 siswa SMP Parepare calon peserta UASBN dan UNBK yang mengikuti pesantren religius.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs Parepare yang juga Kepala SMPN 1 Parepare Makmur SPd MPd
mengatakan, pesantren religius berlangsung
29 Maret hingga 1 April 2018. Lewat pesantren religius ini kata dia, siswa dipondokkan di beberapa pesantren di Parepare.
Di antaranya Ponpes DDI Al-badar, Al-mustakim untuk putra dan Ponpes DDi Lilbanat, Hidayatullah untuk putri.

“Ini sudah menjadi program rutin setiap tahun Pemkot Parepare menjelang ujian nasional. Jadi semua siswa yang beragama Islam wajib mengikuti pesantren religius yang tujuannya untuk meningkatkan karakter. Dan siswa mendapatkan sertifikasi sebagai bukti sudah mengikuti pesantren religius,” kata Makmur.

Selain siswa muslim, siswa non muslim pun mengikuti kegiatan religius sejenis.
Kepala SMPN 7 Parepare Drs Agunisman MPd mengatakan, khusus siswa beragama Hindu (taulotang) mengikuti pendidikan karakter di SMPN 7.

“Ini positif bagi siswa, karena siswa jadi siap fisik dan mental menghadapi ujian. Mereka jadi lebih percaya diri,” ujar Agunisman.

Hal sama diungkap Kepala SMPN 9 Parepare Kamaruddin SPd MPd. Dia mengaku, SMPN 9 pengirim peserta pesantren religius terbanyak yakni 265 orang.
“Kegiatan ini bagus, siswa suka mengikutinya. Karena di sana mereka diajar mengaji dan pendidikan agama Islam lainnya. Guru-guru pun senang mendampingi siswa, bahkan sampai empat orang yang piket tunggu siswa,” kata Kamaruddin.

Usai pesantren religius, pada 2-7 April 2018, masa minggu tenang, karena siswa butuh pemulihan selama sepekan.
Lalu pada 9-12 April 2018, ujian praktik UASBN. 16-21 April 2018, UASBN tertulis untuk 10 mata pelajaran.23-26 April 2018 pelaksanaan UNBK untuk empat mata pelajaran.
30 April-5 Mei 2018, UASBN susulan. 8-9 Mei 2018, UNBK susulan. Terakhir, 28 Mei 2018, pengumuman kelulusan.(KD/Ud)