Beranda DAERAH Kab. Gowa PROFILE KIRAN, RAJA BEGAL DI GOWA DAN MAKASSAR

PROFILE KIRAN, RAJA BEGAL DI GOWA DAN MAKASSAR

315
BERBAGI

Sekitar 2014, Kiran telah bergabung dengan geng motor Mappa’koe, sering melakukan aksi yg resahkan masy seperti penyerangan, pengrusakan, pengancaman dan keonaran lain

Aksi Kiran di dalam geng motor tsb didukung ke-2 adiknya Aan dan Bongkeng shg sindikat kakak beradik ini leluasa utk rekrut dan intimadasi member geng agar melakukan aksi2 yg ganggu ketertiban umum dan bahkan mulai lakukan kejahatan jalanan

Pada Oktober 2015 Kiran ditangkap dan ditembak kaki karena melakukan begal motor dengan tendang korban hingga jatuh lalu bawa kabur motor korban. Selain itu Kiran juga didakwa krn bbrp kasus jambret di wilayah Gowa.

Pasca Kiran ditangkap, aktivitas geng motor Mappa’koe redup .Kiran kembali merekrut adik2nya serta beberapa orang lainnya setelah lepas dari penjara pada akhir 2016, membentuk kelompok B-13 yg tujuannya utk lakukan kejahatan jalanan dgn modus jamret, begal dan curi motor gunakan letter T

8

Dalam perkembangannya, kelompok B 13 sampai saat ini merekrut sktr 30 org member yg pada umumnya berasal dari siswa dgn durasi umur 15-25 thn

Kiran dalam hasstag di Fb-nya menempatkan diri sbg Kancil B-13 yg dimaknai member sbg pimpinan kelompok yg lincah dan sulit utk ditangkap, dan berada pd posisi sbg leader atau pimpinan kelompok.

Berdasarkan pengakuan member yg sudah ditangkap bahkan diketahui bahwa Kiran bersama adik2nya juga mengintimadasi member muda lainnya utk melakukan aksi kejahatan sesuai keinginan Kiran, jika tidak dilakukan maka trio kakak beradik itu akan menganiaya member tsb

Basecamp kelompok B-13 biasanya di sekitaran Lap Syech Yusuf, kumpul berkelompok dan diskusi utk melakukan kejahatan jalanan dimana Kiran sbg pimpinan yg membagi member dan wilayah tugasnya masing2

Pasca berhasil melakukan rangkaian aksi kejahatan jalanan, Kiran dkk kumpul bersama di sekitar lapangan syech yusuf utk berbagi hasil dan mengkonsumsi narkoba

Kiran aktif konsumsi narkoba, jika tdk berhasil lakukan kejahatan jalanan, Kiran menyayat tangan kanan-kirinya utk menghisap endapan narkoba pd darahnya

Berdasarkan analisa komunikasi di Fb-nya, Kiran mengetahui bahwa adiknya Aan sdh ditangkap Polres Gowa dan aktif menebar ancaman terhadap Bampol, istilah untuk informan polisi dan bahkan ancaman kepada polisi. (BKnews/Tam.)